Thursday, 23 November 2017 Salam Pramuka!!

Tag: orientasi kepramukaan

Orientasi Kepramukaan Jilid II

Orientasi Kepramukaan Jilid II

Kegiatan
Setelah mengikuti kegiatan JOTA-JOTI di KWARDA JATIM, Racana dan Tamu juga melaksanakan Perkemahan Sabtu Minggu sekalian ada kelanjutan Materi OK sesi 2 pada esok hari (Minggu, 22/10). Diawali dengan apel pembukaan, acara Malam Minggu diisi dengan sharing-sharing ringan tentang Racana sekaligus Review materi sebelumnya. Tak lupa setelah itu acara api Unggun dan bernyanyi bersama. Pagi Hari (22/10), diawali giat pagi dan berolahraga, kemudian dilanjutkan materi OK sesi 2 yaitu teknik memasak dialam bebas dengan beberapa peralatan. Mulai dari peralatan standar camping sampai peralatan darurat yang didapat dialam bebas. Seperti memasak dengan Kelapa, dengan daun dan bamboo. Selanjutnya Peserta langsung praktek memasak sekalian buat sarapan, yang unik didini adalah memasak nasi dengan ...
Orientasi Kepramukaan Jilid I

Orientasi Kepramukaan Jilid I

Kegiatan
Sabtu (7/10) bertempat di Taman Jurusan Perencanaan Wilayah Kota (PWK) ITS dilaksanakan materi pertama pengenalan pada masa Orientasi Kepramukaan. Materi Pengenalan kali ini adalah tentang Gugusdepan Perguruan Tinggi, dengan pemateri kak ST. Qurrotul Aini. Dalam sesi pertama kali ini, Tamu Racana diperkenalkan tentang Gugusdepan yang berpangkalan diperguruan Tinggi. Dimana Gudep Perti ini sedikit berbeda dengan Gugusdepan lainnya, dengan segala keunikan dan kekhususannya Gudep perti juga ikut berperan dalam proses pendidikan kepramukaan guna mencetak pemuda yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Nega...
Racana Sepuluh Nopember adakan Orientasi Kepramukaan selama 3 Bulan

Racana Sepuluh Nopember adakan Orientasi Kepramukaan selama 3 Bulan

Kegiatan
Orientasi Kepramukaan (OK) Racana Putra dan Putri Sepuluh Nopember (RPPSN) adalah salah satu tahapan yang akan dilalui oleh setiap Tamu Racana yang ingin bergabung dgn RPPSN. OK ini berisi pengenalan tentang Gerakan Pramuka, Gugusdepan Pangkalan Perguruan Tinggi, Organisasi Kemahasiswaan dan Peran Fungsi Mahasiswa serta materi tentang ketrampilan kepramukaan seperti berkemah, PPGD, Survival dan Lain-lain. A post shared by Pramuka ITS (@pramukaits) on Oct 7, 2017 at 12:52am PDT OK ini adalah termasuk dalam tahapan pola pembinaan yang ada di RPPSN, dengan waktu pengenalan kurang lebih 3 bulan. Nantinya setelah dilakukan pengenalan selama 3 bulan Tamu Racana diperkenankan untuk memilih apakah bergabung di RPPSN atau hanya sekedar mengenal saja. Bagi yang memilih untuk bergabung aka...
Scout Motto

Scout Motto

Materi
BE PREPARED berarti siap sedia baik fisik maupun mental walaupun harus menghadapi bahaya, untuk menolong orang lain. Semakin banyak ketrampilan kepramukaan yang dimiliki seorang pramuka, seorang pramuka akan semakin siap untuk mengimplementasikan motto tersebut. Ketika seseorang mengalami kecelakaan, seorang pramuka siap sedia untuk menolong karena telah dibekali ilmu pertolongan pertama. Karena telah dibekali ketrampilan lifesaving, seorang pramuka mampu menolong anak kecil yang jatuh ke sungai. Dengan selalu berlatih, seorang pramuka akan selalu siap sedia untuk melakukan yang terbaik dalam keadaan darurat. Tapi Baden Powell tidak hanya berfikir mengenai siap sedia ketika terjadi musibah saja. Ide motto BE PREPARED yang dimunculkan Baden Powell memiliki makna bahwa setiap pramuka ...
Scouting Characteristic

Scouting Characteristic

Materi
Sebagai anggota Pramuka, kita harus mengenal dan mengetahui bagaimana karakteristik dari Pramuka. Secara dunia, pramuka yang dikenal dengan Scout ini mempunyai sedikitnya 8 (delapan) karakteristik yang dirinci sebagai berikut : A Movements For Young People, Especially Suited For Adolescents Walaupun sistem pendidikan Kepramukaan sangat sesuai untuk usia remaja, tapi harus diperhatikan bahwa batas maksimal usianya tergantung pada faktor definisi “muda” dari sudut pandang pendidikan yang ada di masyarakat. Secara umum, batas maksimal usia bergantung pada tingkat kedewasaan seseorang secara umum dimana seseorang tidak lagi memerlukan pendekatan sistem pendidikan Kepramukaan untuk meneruskan proses self-education. Batas minimal usia bergantung pada tingkat minimal kedewasaan seseorang