Sunday, 16 December 2018 Salam Pramuka!!

Scouting Is…

Kepramukaan adalah gerakan “self-education” bagi kaum muda. Anggota Pramuka di tiap negara di dunia tergabung dalam organisasi kepramukaan (NSO = National Scout Organization) yang ada di tiap negara tersebut. WOSM (World Organization of the Scout Movement), mengelola NSO-NSO tersebut –yang terdaftar pada WOSM– sehingga menjadi satu kesatuan organisasi kepramukaan sedunia.

Secara garis besar, anggota WOSM terdiri dari kaum muda yang bergabung dalam WOSM dan orang dewasa yang ingin memberi kontribusi dalam pengembangan anggota muda WOSM.


TUJUAN, PRINSIP, DAN METODE KEPRAMUKAAN

Tujuan Kepramukaan adalah untuk membantu kaum muda dalam mengembangkan kecakapan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual baik sebagai individu maupun bagian masyarakat serta memberi kontribusi dalam usaha membangun dunia yang lebih baik.

Prinsip Kepramukaan terkandung dalam kode etik kepramukaan dan kode kehormatan yang dianut tiap Pramuka. Prinsip Kepramukaan berisi nilai-nilai tentang komitmen aktif dan konstruktif seseorang pada nilai spiritual kehidupan, pada masyarakat dan pada dirinya.

Metode Kepramukaan adalah kerangka pendidikan yang luas terdiri atas elemen-elemen yang terpadu sebagai sebuah sistem untuk menyediakan lingkungan yang aktif dan kaya bagi kaum muda. Metode Kepramukaan didasarkan pada bagaimana kaum muda berkembang secara alami, baik perkembangan sifat, kebutuhan maupun minat pada tahap-tahap perkembangan yang berbeda.

Tujuan, prinsip dan metode Kepramukaan adalah dasar sistem pendidikan dalam Kepramukaan.

SCOUTING CHARACTERISTICS.

A Movements For Young People, Especially Suited For Adolescents
Walaupun sistem pendidikan Kepramukaan sangat sesuai untuk usia remaja, tapi harus diperhatikan bahwa batas maksimal usianya tergantung pada faktor definisi “muda” dari sudut pandang pendidikan yang ada di masyarakat.

Secara umum, batas maksimal usia bergantung pada tingkat kedewasaan seseorang secara umum dimana seseorang tidak lagi memerlukan pendekatan sistem pendidikan Kepramukaan untuk meneruskan proses self-education.

Batas minimal usia bergantung pada tingkat minimal kedewasaan seseorang untuk mengikuti sistem pendidikan Kepramukaan sehingga dia dapat mengambil manfaat dari sistem pendidikan tersebut. Adalah jelas sekali bahwa tingkat-tingkat kedewasaan ini tidak hanya dapat diukur dengan usia, tetapi juga dengan memperhatikan beberapa tahun kedepan dimana dia akan memasuki periode kedua dalam kehidupannya.


A movements of young people, supported by adults

Kaum muda dalam gerakan Keramukaan didukung oleh orang dewasa, yang berperan untuk memfasilitasi dan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk perkembangan kaum muda. Sebagai anggota sebuah gerakan self-education, dan dalam semangat bekerja sama dengan orang dewasa, kaum muda berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dengan tetap memperhatikan tingkat kedewasaan, kemampuan dan pengalaman, untuk menjamin relevansi atas apa yang ditawarkan Kepramukaan untuk mereka.

Open To All

Sifat keanggotaan gerakan Kepramukaan sedunia adalah terbuka untuk semua orang yang bersedia menganut tujuan, prinsip dan metode Kepramukaan tanpa memperhatikan suku, agama, ras, latar belakang sosial atau jenis kelamin orang tersebut.

Voluntary

Semua anggota gerakan Kepramukaan sedunia dengan sukarela menjadi anggota. Kepramukaan tidak memaksa seseorang untuk masuk menjadi anggota atau untuk tetap menjadi anggota.
Tiap orang yang berkeinginan menjadi anggota wajib berkomitmen pada dirinya untuk menghormati kode etik Kepramukaan dan bertindak berdasarkan kode etik Kepramukaan.

Non Political

Gerakan Kepramukaan sedunia adalah gerakan non-politik dan bukan bagian dari organisasi politik tertentu. Di sisi lain, sistem pendidikan Kepramukaan bertujuan untuk membantu kaum muda menjadi, dan berkembang, sebagai individu sekaligus bagian masyarakat yang bertanggung jawab dan konstruktif. Tujuan ini tidak dapat dicapai bila kaum muda anggota gerakan Kepramukaan sedunia terasing dari realita sosio-politis di lingkungan mereka.

Pendekatan pendidikan Kepramukaan, oleh karena itu, mendorong kaum muda untuk mengeluarkan pendapat mereka dan menambil peran aktif dan kosntruktif di masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Kepramukaan.

Independent

Walaupun gerakan Kepramukaan sedunia bekerja sama dengan banyak organisasi di luar gerakan Kepramukaan sedunia dan menerima banyak dukungan dari para penyumbang dana di seluruh dunia, Kepramukaan, pada semua tingkat, adalah independen dan bebas dari kontrol pihak manapun.

Complementary To Other Forms Of Education

Pendidikan Kepramukaan adalah pendidikan non-formal. Dengan kata lain, pendidikan Kepramukaan bukan bagian dari sistem pendidikan formal (seperti sekolah) atau sistem pendidikan informal (seperti media komunikasi, teman). Kepramukaan tidak ingin menghasilkan apa yang mampu dihasilkan oleh sekolah, keluarga, klub hobi, dan lain-lain. Kepramukaan melengkapi apa yang mampu dihasilkan sistem pendidikan formal dan sistem pendidikan informal dengan mengisi kekosongan didalamnya.

Relevant To Young People

Pendidikan Kepramukaan diharapkan dapat sesuai untuk kaum pada beragam lingkungan sosio-kultural tempat mereka tumbuh, dan secara kontinu berusaha memenuhi kebutuhan kaum muda menghadapi perubahan dunia yang makin cepat.

Sebagai sebuah gerakan, salah satu tantangan terbesar gerakan Kepramukaan sedunia adalah secara kontinu berusaha menyesuaikan aspirasi kaum muda dan memenuhi kebutuhan mereka tanpa meninggalkan tujuan, prinsip dan metode Kepramukaan. (Arsip Mading Sanggar Pramuka ITS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *