Monday, 11 December 2017 Salam Pramuka!!

Scouting Characteristic

Sebagai anggota Pramuka, kita harus mengenal dan mengetahui bagaimana karakteristik dari Pramuka. Secara dunia, pramuka yang dikenal dengan Scout ini mempunyai sedikitnya 8 (delapan) karakteristik yang dirinci sebagai berikut :

  1. A Movements For Young People, Especially Suited For Adolescents

    Walaupun sistem pendidikan Kepramukaan sangat sesuai untuk usia remaja, tapi harus diperhatikan bahwa batas maksimal usianya tergantung pada faktor definisi “muda” dari sudut pandang pendidikan yang ada di masyarakat.

    Secara umum, batas maksimal usia bergantung pada tingkat kedewasaan seseorang secara umum dimana seseorang tidak lagi memerlukan pendekatan sistem pendidikan Kepramukaan untuk meneruskan proses self-education.

    Batas minimal usia bergantung pada tingkat minimal kedewasaan seseorang untuk mengikuti sistem pendidikan Kepramukaan sehingga dia dapat mengambil manfaat dari sistem pendidikan tersebut. Adalah jelas sekali bahwa tingkat-tingkat kedewasaan ini tidak hanya dapat diukur dengan usia, tetapi juga dengan memperhatikan beberapa tahun kedepan dimana dia akan memasuki periode kedua dalam kehidupannya.

  2. A movements of young people, supported by adults

    Kaum muda dalam gerakan Keramukaan didukung oleh orang dewasa, yang berperan untuk memfasilitasi dan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk perkembangan kaum muda. Sebagai anggota sebuah gerakan self-education, dan dalam semangat bekerja sama dengan orang dewasa, kaum muda berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dengan tetap memperhatikan tingkat kedewasaan, kemampuan dan pengalaman, untuk menjamin relevansi atas apa yang ditawarkan Kepramukaan untuk mereka.

  3. Open To All

    Sifat keanggotaan gerakan Kepramukaan sedunia adalah terbuka untuk semua orang yang bersedia menganut tujuan, prinsip dan metode Kepramukaan tanpa memperhatikan suku, agama, ras, latar belakang  sosial atau jenis kelamin orang tersebut.

  4.  Voluntary

    Semua anggota gerakan Kepramukaan sedunia dengan sukarela menjadi anggota. Kepramukaan tidak memaksa seseorang untuk masuk menjadi anggota atau untuk tetap menjadi anggota.

    Tiap orang yang berkeinginan menjadi anggota wajib berkomitmen pada dirinya untuk menghormati kode etik Kepramukaan dan bertindak berdasarkan kode etik Kepramukaan.

  5. Non Political

    Gerakan Kepramukaan sedunia adalah gerakan non-politik dan bukan bagian dari organisasi politik tertentu. Di sisi lain, sistem pendidikan Kepramukaan bertujuan untuk membantu kaum muda menjadi, dan berkembang, sebagai individu sekaligus bagian masyarakat yang bertanggung jawab dan konstruktif. Tujuan ini tidak dapat dicapai bila kaum muda anggota gerakan Kepramukaan sedunia terasing dari realita sosio-politis di lingkungan mereka.

    Pendekatan pendidikan Kepramukaan, oleh karena itu, mendorong kaum muda untuk mengeluarkan pendapat mereka dan menambil peran aktif dan kosntruktif di masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Kepramukaan.

  6. Independent

    Walaupun gerakan Kepramukaan sedunia bekerja sama dengan banyak organisasi di luar gerakan Kepramukaan sedunia dan

    menerima banyak dukungan dari para penyumbang dana di seluruh dunia, Kepramukaan, pada semua tingkat, adalah independen dan bebas dari kontrol pihak manapun.

  7. Complementary To Other Forms Of Education

    Pendidikan Kepramukaan adalah pendidikan non-formal. Dengan kata lain, pendidikan Kepramukaan bukan bagian dari sistem pendidikan formal (seperti sekolah) atau sistem pendidikan informal (seperti media komunikasi, teman). Kepramukaan tidak ingin menghasilkan apa yang mampu dihasilkan oleh sekolah, keluarga, klub hobi, dan lain-lain. Kepramukaan melengkapi apa yang mampu dihasilkan sistem pendidikan formal dan sistem pendidikan informal dengan mengisi kekosongan didalamnya.

  8. Relevant To Young People

    Pendidikan Kepramukaan diharapkan dapat sesuai untuk kaum pada beragam lingkungan sosio-kultural tempat mereka tumbuh, dan secara kontinu berusaha memenuhi kebutuhan kaum muda menghadapi perubahan dunia yang makin cepat.

    Sebagai sebuah gerakan, salah satu tantangan terbesar gerakan Kepramukaan sedunia adalah secara kontinu berusaha menyesuaikan aspirasi kaum muda dan memenuhi kebutuhan mereka tanpa meninggalkan tujuan, prinsip dan metode Kepramukaan.

| Materi Buku Orientasi Kepramukaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *