Monday, 11 December 2017 Salam Pramuka!!

Prinsip Dasar & Metode Kepramukaan

Prinsip Dasar Kepramukaan

Merupakan norma hidup bagi Pramuka, memuat prinsip dasar yang menjadi landasan hidup bagi Pramuka. Prinsip dasar tersebut menjadi acuan bagi Pramuka dalam mengembangkan dirinya. Prinsip dasar kepramukaan terdiri dari empat hal, yaitu:

  1. Iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
  3. Peduli terhadap diri pribadinya;
  4. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka (satya dan darma – janji dan kode moral).

Metode Kepramukaan

Merupakan pedoman untuk anggota pramuka melaksanakan pembinaan di lingkungan Pramuka, baik di tingkat satuan, gugusdepan atau tingkat yang lebih tinggi. Metode ini disusun dari berbagai bagian yang merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, antara lain:

Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka

Kode kehormatan ini digunakan sebagai dasar dari seluruh aktifitas dari anggota pramuka.

Belajar Sambil Melakukan

Pendidikan dalam Gerakan Pramuka merupakan proses dari rekaman pengalaman saat melakukan kegiatan. Kepramukaan bukanlah suatu textbook yang harus dihafalkan, namun merupakan kegiatan. “perencanaan – melakukan – evaluasi” merupakan satu rangkaian kegiatan. Feedback (debrief) untuk menggali pengalaman dan hal-hal yang menjadi pelajaran dalam seluruh rangkaian kegiatan memegang peranan penting dalam suatu kegiatan.

Sistem Berkelompok

Sistem berkelompok dalam Gerakan Pramuka merupakan wadah berlatih anggota untuk bisa bersinergi dengan orang lain, bekerjasama, berlatih untuk memimpin dan dipimpin. Satuan dalam Gerakan Pramuka dikelompokkan sesuai dengan perkembangan jiwa dalam satu satuan untuk memastikan pengembangan diri mereka sesuai dengan lingkungan tempat mereka hidup.

Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik

Kegiatan menantang tidak selalu mengandung resiko yang cukup besar bagi pesertanya. Inti dari kegiatan menantang adalah bagaimana kita bisa membuat suatu kegiatan menjadi menarik, menantang untuk diselesaikan. Setiap kegiatan kepramukaan harus dieksplorasi nilai pendidikan yang terkandung didalamnya karena Pramuka merupakan organisasi pendidikan.

Kegiatan kepramukaan bisa dilakukan oleh siapa saja namun menjadi sesuatu yang berbeda saat tingkat tantangan kegiatan menyesuaikan dengan kondisi peserta (kondisi mental, fisik, finansial dan kesehatan).

Kegiatan di alam terbuka

Berkegiatan di alam terbuka akan membuat sesorang lebih ekspresif dan bebas, Dari sini akan timbul kreatifitas dalam menyelesaikan persoalan yang ada. Berada di alam terbuka akan membuat seseorang menjadi lebih kuat dan menghargai lingkungan dimana dia tinggal. Apakah alam terbuka berarti harus di hutan? BELUM TENTU! Istilah alam terbuka mengajak kita untuk lebih banyak bergaul dengan lingkungan sekitar kita, belajar dari situ, membebaskan pikiran tanpa dihalangi oleh dinding kelas.

Sistem Tanda Kecakapan

Pramuka memberi penghargaan bagi mereka yang telah mencapai tingkat atau skill tertentu dengan memberikan badge yang membuktikan bahwa si pemakai mempunyai kualitas sesuai dengan yang tertera pada badge. Hal ini untuk memacu anggotanya untuk meningkatkan kemampuan serta standarisasi.

Sistem Satuan Terpisah untuk satuan putera dan puteri

Pendidikan untuk semua, baik putra maupun putri. Pramuka memberi kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh putra maupun putri tanpa melanggar norma. Sistem satuan terpisah diterapkan pada lingkungan tinggal serta tempat istirahat (tidur). Satuan terpisah ini tidak didefinisikan sebagai pemisahan segala hal dalam gerakan pramuka, tetapi satuan terpisah ini lebih didefinisikan kepada perbedaan kebutuhan antara anggota putra dan putrid sehingga memicu untuk dipisahkannya beberapa hal dalam gerakan pramuka (misal: Pola Pembinaan)

Kiasan Dasar

Simbol / Istilah / kiasan yang digunakan didalam gerakan pramuka mendefinisikan sesuatu. Umumnya, simbol-simbol / kiasan – kiasan yang dipergunakan didalam gerakan pramuka selalu berhubungan dengan alam sekitar dan mudah dikenal.

Simbol – simbol yang digunakan memiliki makna tertentu yang berhubungan dengan sesuatu yang diwakilinya. Misalkan, raimuna. Raimuna adalah kegiatan bertemunya seluruh pimpinan pramuka penegak pandega baik ditingkat kwartir ranting, cabang, daerah maupun nasional. Dalam bahasa aslinya (bahasa PAPUA), raimuna berarti pertemuan kepala suku untuk menghasilkan suatu kebaikan.

| Materi Buku Orientasi Kepramukaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *