Monday, 11 December 2017 Salam Pramuka!!

Pramuka ITS Ikuti Kemah Patriot Lingkungan

Suasana Kemah Patriot Lingkungan Jatim 2017

Lingkungan merupakan tempat dimana makhluk hidup tinggal, mencari makan, dan masih banyak kegiatan lain. Seiring berkembangnya zaman ternyata lingkungan semakin mengalami keterpurukan, atau yang lebih terkenal dengan peanasan global dimana banyak terdapat pencemaran lingkungan yang mengganggu kestabilan lingkungan.

Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi yang bergerak diberbagai bidang, salah satunya lingkungan dimana tri satya dan dasadarma diamalkan.

Kwarda Jawa Timur merupakan organisasi Gerakan Pramuka yang berada di provinsi Jawa Timur juga melakukan hal yang sama untuk menjaga lingkungan dengan mengadakan Kemah Patriot Lingkungan Jawa Timur 2017.

Kegiatan yang bekerjasama dengan tunas hijau ini dilaksanakan di Taman Hiburan Pantai Kenjeran Kota Surabaya selama tiga hari yaitu dimulai hari ini Jumat(28/7) sampai hari Minggu (30/7). Kegiatan ini diikuti oleh delegasi dari 38 kwarcab yang ada di Kwarda Jawa Timur.

Sejumlah 3 orang per Kwarcab, khusus Kwarcab Surabaya karena menjadi tuan rumah sehingga diberi kesempatan untuk setiap gugusdepan penegak/pandega mengirim perwakilan. Pada kesempatan ini Gugusdepan Surabaya 610-611 diwakili oleh tiga orang delegasi dari Gugusdepan Surabaya 611 yaitu kak Jeni, Kak Lutfi, dan Kak Rauf.

Total peserta Kemah Patriot Lingkungan Jawa Timur 2017 adalah 205 peserta dari pramuka kwarda jawa timur dan ditambahkan dengan beberapa perwakilan dari negara lain.

Kegiatan ini diawali dengan registrasi dari semua peserta yang mengikuti kegiatan ini dilanjutkan mendirikan tenda untuk masing-masing kontingen. Setelah semua tenda berdiri dilanjutkan ishoma, untuk peserta putra menjalankan ibadah shalat jumat di masjid sekitar lokasi kemah. Rangkaian acara dari perkemahan ini dimulai dengan dinamika kelompok untuk mengakrabkan peserta dari berbagai kontingen, kegiatan ini diisi 4 materi dan peserta dibagi menjadi empat kelompok secara acak.

Materi yang disampaikan yaitu pembuatan lubang biopori disekitar tempat perkemahan, pembuatan kertas dari kertas bekas yang dihaluskan, sosialaisasi penggunaan barang-barang agar tidak menghasilkan/mengurangi sampah, pembuatan pupuk kompos dengan cara aerob dan takakura. Kegiatan dinamika kelompok ini diikuti dengan antusias oleh setiap peserta baik pramuka Jatim maupun perwakilan dari negara lain sampai acara selesai sebelum maghrib.

Acara setelah ibadah adalah welcome dinner di rumah jabatan walikota Surabaya hingga malam kemudian peserta kembali lagi ke tempat perkemahan untuk beristirahat. Kegiatan ini akan dilanjutkan esok hari dengan serangkaian kegiatan yang sudah disiapkan panitia dengan harapan setelah kegiatan ini para
peserta bisa menjadi patriot bagi penyelamatan lingkungan.

Oleh : Jeni Abdulrokhim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *