Monday, 11 December 2017 Salam Pramuka!!

Pramuka Ajak Anak-anak Mencintai Lingkungan Sejak Dini

Kesadaran akan pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan harus ditanamkan dalam hati setiap orang, tak lain juga pada anak-anak. Pentingnya kesadaran ini dapat dipupuk melalui sebuah kegiatan yang menarik. Pada kesempatan kali ini yaitu hari Sabtu(29/07), para peserta Kemah Patriot Lingkungan Jatim 2017 mendapatkan kesempatan untuk melakukan sosialisasi di SDN 248 Kenjeran Surabaya.

Para peserta dibagi menjadi enam kelompok untuk masuk ke masing-masing kelas. Bertepatan dengan adanya kegiatan dari sekolah tersebut yang mengundang wali murid dari siswa sehingga kelompok dibagi lagi menjadi tujuh untuk melakukan sosialisasi terhadap wali murid juga.

Acara ini dilakukan dengan metode presentasi poster yang sudah dibuat oleh peserta kemah terhadap anak-anak di SD. Kelompok kami mendapatkan kesempatan untuk masuk di kelas 4. Walaupun tidak semua anak-anak hadir karena masih ada yang pentas seni tetapi antusias mereka untuk mendengarkan dan bertanya begitu tinggi, mulai bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan keseharian di lingkungan mereka.

Perwakilan dari ITS membuat poster mengenai penyelamatan terhadap ikan. Tema ini diambil karena sasaran kita adalah anak-anak sekitar kenjeran dimana pekerjaan orang tua mereka rata-rata adalah nelayan.

Kegiatan penyelamatan terhadap ikan sangat perlu dilakukan demi keberlangsungan populasi ikan juga pekerjaan dari nelayan. Bentuk penyelamatan ini dapat dilakukan dengan hanya menangkap ikan yang sudah berukuran besar, sementara kan kecil kita biarkan hidup supaya bisa besar dan berkembangbiak. Peralatan untuk menangkap ikan juga berpengaruh terhadap keselamatan ikan. Pengunaan jaring ikan dengan ukuran lubang yang besar bisa menjadi salah satu solusi, hal ini karena alat ini akan meloloskan ikan kecil yang terjerat sehingga tidak jadi diambil. Pengunaan mata pancing dengan ukuran besar juga merupakan solusi lain yang bisa digunakan.

Selain dari ITS, sosialisasi terhadap murid kelas 4 juga dilakukan perwakilan dari SMK Barunawati Surabaya mengenai pentingnya membuat resapan air slah satunya dengan membuat biopori dan juga perwakilan dari SMKN 1 Surabaya mengenai pentingnya pohon sebagai sumber oksigen dan cara menjaga keberadaan pohon.

Kegiatan ini diakhiri dengan cerita dari perwakilan portugal yaitu, Francisko mengenai tiga hal yang sudah disampaikan dengan keadaan di Portugal. Francisco menjelaskan bahwa ermasalahan yang terjadi di Portugal juga tidak jauh berbeda dengan di Indonesia namun disana belum ada solusi seperti biopori, dia juga berharap semoga teknologi biopori dapat diterapkan di negaranya. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan membersihkan lingkungan sekolah dari sampah.

Oleh : Jeni Abdulrokhim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *