Sunday, 16 December 2018 Salam Pramuka!!

Hari Baden Powell dan NKRI

Hari ini, 160 tahun lalu, tepatnya 22 Februari 1857, adalah hari lahir Bapak Pandu Dunia, Robert Stephenson Smyth Baden Powell. Pengalamannya di kemiliteran membentuk pribadi menjadi seorang yang cinta negara, alam, dan kemanusiaan. Sebuah buku yang luar biasa hebat ditulisnya dengan judul Scouting for Boys (1908), buku panduan untuk berlatih dan melatih. Buku ini berkisah pengalaman hidupnya yang antara lain mengajarkan nilai bela negara, tolong-menolong dengan gembira, menjaga alam, kedisiplinan, dan keterampilan.

Untuk kepentingan tugas militer, dia membentuk boy scouts. Sejarah terbentuknya Boy Scouts ini sangat menarik. Kala itu masih sering terjadi perang, dan banyak dibutuhkan para kurir berusia muda. Kurir ini harus mampu menghindari benturan fisik di medan perang dan mampu bertahan di alam bebas.

Para pemandu ini dipersiapkan sejak usia muda sehingga pantas disebut sebagai boy scout. Oleh sebab itu, pelatihan boy scout bernada militer, sesuai dengan kebutuhan masa itu. Seorang boy scout disebutkan harus mampu mengoperasikan senjata api, berfisik kuat dan tangkas, terampil menghadapi orang cedera, sanggup bertahan hidup di alam bebas (termasuk berkemah, berburu dan membuat api).

Nah, Gerakan Pramuka merupakan gerakan kepanduan nasional yang lahir dan mengakar di bumi nusantara sebagai bagian terpadu dari gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang membentuk NKRI. Oleh karena itu, mari kita bangun jiwa nasionalisme untuk mengantarkan para pramuka menjadi insan beriman, berkarakter, berkebangsaan Indonesia, berkecakapan hidup, terampil, riang gembira, dan berprestasi. Juga, berkeyakinan tinggi, generasi yang menjunjung satya darma, bertanggung jawab dan rela berkorban untuk NKRI demi kejayaan bangsa.

— dishare oleh Kak Rahmad —

#BadenPowell #BoyScots #Scoutingforboys #gerakanpramuka #pramuka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *